Sewaktu aku mahu melintas jalan yang super sibuk menuju ke hospital, tiba-tiba ada seorang lelaki dalam usia 30-an datang meng-approach aku.
" Eh, dokter udah bertugas di sini ya?"
" Err.. Ya..Ya..." ( aku kenal ke dia ni?)
" Ini dokter.. err dokter siapa ya nama.. Lupa saya."
" Nurul." ( terpaksa guna nama sopan ).
" Oh ya, ya. Dokter Nurul di sini sekarang ya. Udah lama di sini?"
" Udah 5 minggu koq." ( Oh. Maybe dia patient yang aku pernah handle dulu. )
" Dokter orang Padang ya? Apa orang Acheh?"
" Ga koq. Orang Malaysia." ( Cis, terpaksa buka pekung di dada )
" Wah.. Terus di sini tinggal di mana? Sama siapa?"
" Di Grogol sama teman-teman." ( satu tindakan yang kurang pintar )
" Dok, bisa ga kasi alamat rumahnya. Kapan2 saya bisa datang ke sana."
" Ga bisa. Kalau mau ketemu datang ke rumah sakit aja." ( aku sudah mula panas hati )
" Dok di bagian mana?" " Orthopedi." ( satu lagi jawapan menjerut leher)
Aku dah mula melangkah. Tapi dia menahan aku.
"Dok, ada satu soalan lagi dok. Boleh ya dok?"
" Apanya?"
" Kalau suami isteri yang bagusnya tuh berhubungan dalam satu minggu berapa kali?"
Terus aku tolak di ke tengah jalan. Cebisan daging dan darah berhamburan di mana-mana. Dan orang-orang di ER terpaksa kerja keras hari ini.
5 comments:
Boo tipuu!!!
-luque-
ntah macam rekayasa aja...
sepak je telo mamat tu..
Lantak korang la taknak percaya.
muka dia kudus ke penuh muslihat?
Post a Comment