Tuesday, December 1, 2009

Jangan Macam-Macam Dengan Aku

Sewaktu aku mahu melintas jalan yang super sibuk menuju ke hospital, tiba-tiba ada seorang lelaki dalam usia 30-an datang meng-approach aku.

" Eh, dokter udah bertugas di sini ya?"

" Err.. Ya..Ya..." ( aku kenal ke dia ni?)

" Ini dokter.. err dokter siapa ya nama.. Lupa saya."

" Nurul." ( terpaksa guna nama sopan ).

" Oh ya, ya. Dokter Nurul di sini sekarang ya. Udah lama di sini?"

" Udah 5 minggu koq." ( Oh. Maybe dia patient yang aku pernah handle dulu. )

" Dokter orang Padang ya? Apa orang Acheh?"

" Ga koq. Orang Malaysia." ( Cis, terpaksa buka pekung di dada )

" Wah.. Terus di sini tinggal di mana? Sama siapa?"

" Di Grogol sama teman-teman." ( satu tindakan yang kurang pintar )

" Dok, bisa ga kasi alamat rumahnya. Kapan2 saya bisa datang ke sana."

" Ga bisa. Kalau mau ketemu datang ke rumah sakit aja." ( aku sudah mula panas hati )

" Dok di bagian mana?" " Orthopedi." ( satu lagi jawapan menjerut leher)

Aku dah mula melangkah. Tapi dia menahan aku.

"Dok, ada satu soalan lagi dok. Boleh ya dok?"

" Apanya?"

" Kalau suami isteri yang bagusnya tuh berhubungan dalam satu minggu berapa kali?"

Terus aku tolak di ke tengah jalan. Cebisan daging dan darah berhamburan di mana-mana. Dan orang-orang di ER terpaksa kerja keras hari ini.

5 comments:

Anonymous said...

Boo tipuu!!!


-luque-

Cuki said...

ntah macam rekayasa aja...

D said...

sepak je telo mamat tu..

Wawa said...

Lantak korang la taknak percaya.

z a t i said...

muka dia kudus ke penuh muslihat?